Firemanship is more than having the right knowledge and skills; it’s also about having the right attitude, self-discipline and a desire to perform your best at all times. It is an approach to firefighting that results in excellent performance.
And most important, firemanship is serving others.
Firemanship terdiri dari
1. Attitude
2. Control
3. Judgment
Attitude ( Sikap )
Sikap merupakan salah satu pendorong untuk FIREMANSHIP. keinginan untuk perbaikan diri, kewaspadaan, kerjasama dan kepercayaan diri melalui pembelajaran atau pelatihan terus menerus. yang termasuk Attitude:
- Self inprovement
- (perbaikan diri) yang dimaksud perbaikan diri disini adalah belajar dari kesalahan yang kita lakukan agar diri kita jauh lebih baik dari sebelumnya.
2. Vigilance (kewaspadaan)
- sikap waspada akan sesuatu yang merugikan kita / resiko yang kita terima dalam bertugas sebisa mungkin kita meminimalisir resiko yang kita terima.
3. Cooperation (kerjasama)
- sikap kerjasama dalam tim sangat dibutuhkan dalam bertugas dalam hal ini kita harus menjaga kerjasama tim supaya mendapatkan hasil yang maksimal.
4.Confidence (percaya/yakin)
- dalam hal ini seorang fireman harus yakin akan kemampuan yang ia miliki, yakin dalam mengambil keputusan dan percaya akan hasil yang diinginkan.
Control
Kemampuan petugas pemadam kebakaran untuk mengelola atau mengatur suatu kegiatan operasi, mengevaluasi situasi dan melaksanakan tindakan yang terencana atau pernah di laksanakan pada saat pelatihan; seperti kegiatan fisik diberbagai ketrampilan. control terdiri dari:
- Technical skills
- Pemahaman teknis seorang petugas pemadam kebakaran dari alat dan peralatan yang mereka gunakan. Mereka harus tahu bagaimana untuk merawatnya, dan bagaimana mengoperasikannya baik dalam situasi normal maupun situasi sulit dan mengetahuinya dengan baik.
2. Firefighting skills
- Ketrampilan pemadam kebakaran termasuk kemampuan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan tujuan taktis dan menggabungkan kesadaran situasional disetiap tahapan operasi. Petugas pemadam kebakaran harus kompeten dalam semua ketrampilan secara prosedural, termasuk force entry, memindahkan selang, memadamkan api, mencari korban dan melaksanakan ventilasi pada bangunan . Mereka harus mengambil keputusan secara cepat, ketrampilan dan pemahaman tentang proses pengumpulan informasi. Dan untuk tetap aman, petugas pemadam kebakaran harus memiliki kemampuan untuk mengelola tingkat stress mereka, kekuatan diri , mengelola udara dan waktu.
- Ketrampilan sosial : pada saat ini petugas pemadam kebakaran tidak bisa bekerja pada suatu lingkungan tanpa keterampilan sosial. Keterampilan ini di mulai dari sikap individu petugas pemadam kebakaran, yang meliputi rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun orang lain.
- Factor manusia khusus untuk layanan ARFF meliputi spektrum kegiatan yang luas, mulai dari pelatihan dan operasi,stasiun rutin dan kegiatan audit. Studi tentang prinsip-prinsip faktor manusia dapat digambarkan sebagai seni maupun ilmu pengetahuan dan harus dikaitkan dengan selurung rentang aktivitas ARFF untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi dalam profesioanlisme, keadaan yang lebih tinggi dari efektivitas operasional dan standar yang lebih tinggi untuk keselamatan.
- Software: rencana, prosedur, dokumentasi.
- Hardware : Mesin, peralatan.
- Eviroment: Internal, Eksternal.
- Liveware: Faktor manusia itu sendiri.
Judgment (pertimbangan)
Petugas pemdam kebakaran harus memiliki inisiatif dan harus memiliki kemauan untuk terus bekerja dalam waktu yang lama dan dalam situasi dan kondisi yang buruk. Dia harus memiliki intuisi yang baik dalam pengamatan secara maksimal . kesadaran situasional, pemecahan masalah, mental beban kerja dan melakukan tindakan yang dibutuhkan pada area operasi pemadaman/ size up.
yang termasuk judgment disini adalah :
Kesadaran situasional adalah pemahaman tentang objek, peristiwa, orang, sistem negara, interaksi, kondisi lingkungan, dan faktor situasi khusus lain yang mempengaruhi kinerja manusia dalam tugas-tugas yang sangat kompleks dan dinamis. Kesadaran situasional hanya “mengetahui apa yang sedang terjadi sehingga anda dapat mencari tahu apa yang harus dilakukan”. Kesadaran situasional adalah konsep kunci dalam respon darurat.
4. Foresight
sebagai fireman kita juga harus dibekali Ilmu dan pengalaman untuk meninjau/berfikir kedepan.
Remember, Firemanship is....
Apa yang membedakan FireFighter dengan yang lain?
1. Firefighter harus memiliki sikap profesional termasuk mengetahui bahaya dari pekerjaannya.
2. Mampu mempraktikan situational awarness/ kesadaran situasional dan mampu untuk bersikap tenang dalam situasi yang meneganggkan.
3. Melaksanakan dan mengikuti prosedur operasional.
sekian artikel yang saya buat tentang firemanship semoga bermanfaat...
Safety first, be careful, be aware, be safe... and selamat bertugas... 👨🚒👨🚒👨🚒
Petugas pemdam kebakaran harus memiliki inisiatif dan harus memiliki kemauan untuk terus bekerja dalam waktu yang lama dan dalam situasi dan kondisi yang buruk. Dia harus memiliki intuisi yang baik dalam pengamatan secara maksimal . kesadaran situasional, pemecahan masalah, mental beban kerja dan melakukan tindakan yang dibutuhkan pada area operasi pemadaman/ size up.
yang termasuk judgment disini adalah :
- Situational Awareness
Kesadaran situasional adalah pemahaman tentang objek, peristiwa, orang, sistem negara, interaksi, kondisi lingkungan, dan faktor situasi khusus lain yang mempengaruhi kinerja manusia dalam tugas-tugas yang sangat kompleks dan dinamis. Kesadaran situasional hanya “mengetahui apa yang sedang terjadi sehingga anda dapat mencari tahu apa yang harus dilakukan”. Kesadaran situasional adalah konsep kunci dalam respon darurat.
2. Problem Sloving
Perlu menempatkan beberapa tindakan yang realistis berdasarkan sumber daya yang Anda miliki dan cenderung anda miliki.
3. Mental Workload
Pelatihan mental adalah komponen kunci program pelatihan dan keselamatan, Untuk meminimalkan penurunan mental dan memaksimalkan kinerja.
Situasi kritis menuntut tenaga fisik, ketidakpastian waktu dan tindakan yang memberikan tekanan yang luar biasa pada pikiran dan tubuh dari petugas pemadam kebakaran.4. Foresight
sebagai fireman kita juga harus dibekali Ilmu dan pengalaman untuk meninjau/berfikir kedepan.
Remember, Firemanship is....
- Knowledge of fire behavior and strategy.
- Skill in handling tools and equipment.
- Judgment of fire conditions.
- Speed of attack and control
- Teamwork at all times.
Apa yang membedakan FireFighter dengan yang lain?
1. Firefighter harus memiliki sikap profesional termasuk mengetahui bahaya dari pekerjaannya.
2. Mampu mempraktikan situational awarness/ kesadaran situasional dan mampu untuk bersikap tenang dalam situasi yang meneganggkan.
3. Melaksanakan dan mengikuti prosedur operasional.
sekian artikel yang saya buat tentang firemanship semoga bermanfaat...
Safety first, be careful, be aware, be safe... and selamat bertugas... 👨🚒👨🚒👨🚒

No comments:
Post a Comment